Advertisemen
| | |||||||
| Dunia | |||||||
| BERITA | |||||||
PBB Sebut Yaman Butuh Lebih Banyak Bantuan Pangan REPUBLIKA.CO.ID, SANAA --- Jutaan warga Yaman dilanda kelaparan. Organisasi Program Pangan Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (WFP PBB) bahkan memperingatkan untuk secara cepat menanggulangi kasus kelaparan yang semakin meningkat di ...
| |||||||
Kala Nagorno-Karabakh Damai Picu Krisis Politik di Armenia Nagorno - Kedamaian di Nagorno-Karabakh ternyata memicu krisis politik di Armenia. Seperti dikutip dari DW Indonesia, Kamis (12/11/2020), puluhan ribu warga turun ke jalan di ibu kota Armenia, Yerevan, demi menuntut mundur Perdana Menteri Nikol ...
| |||||||
Kecam Penyerang Markas Kedutaan Besar di Den Haag, Kerajaan Saudi: Serangan Pengecut! PR CIREBON - Media lokal Arab Saudi melaporkan bahwa gedung itu terkena 20 peluru dan tidak ada korban luka. Kedutaan Besar Saudi di Kerajaan Belanda melaporkan, pada hari Kamis, bahwa markas besar kedutaan di Den Haag telah ditembak saat ...
| |||||||
PDB Q3 Inggris Rebound 15,5% (Vibiznews – Economy & Business) Ekonomi Inggris tumbuh 15,5% pada kuartal ketiga, menurut angka awal yang diterbitkan Kamis, mulai pulih dari penurunan tajam. Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan 15,8% kuartal-ke-kuartal dalam PDB ...
| |||||||
Ungkap Rasa Duka, Syarief Hasan Kutuk Ledakan Bom di Jeddah PR TASIKMALAYA - Ledakan bom terjadi di pemakaman non-Muslim ketika upacara peringatan Perang Dunia I dan dihadiri diplomat Eropa di Jeddah, Arab Saudi, Rabu, 11 November 2020. Konsul Jenderal RI di Jeddah, Eko Hartono memastikan, lokasi ...
| |||||||
7 Orang Tentara Tewas dalam Serangan di Burkina Faso Liputan6.com, Jakarta - Tujuh tentara tewas dan lainnya terluka atau hilang setelah patroli mereka disergap di utara Burkina Faso, pusat pemberontakan teroris yang kini telah berusia lima tahun, kata sumber keamanan pada Kamis 12 November 2020.
| |||||||
Aturan Baru Kim Jong Un, Ada Hukuman Bagi Warga Menyisakan dan Membuang Makanan: Hukuman yang Kuat WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menambah daftar larangan dan hukuman warganya. Diketahui, aturan baru Kim Jong Un itu yakni hukuman menyisakan dan membuang makanan bagi warga Korea Utara.
| |||||||
| Lihat hasil lainnya | Edit notifikasi ini | |||||||
| Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts. |
Terima notifikasi ini dalam bentuk feed RSS |
| Kirimkan Masukan |
Advertisemen
Tidak ada komentar:
Posting Komentar