Advertisemen
| | |||||||
| Kesehatan | |||||||
| BERITA | |||||||
6 Penyebab Urine Berwarna Kuning Tua dan Cara Mengatasinya Komentar. Ilustrasi warna urine. Lihat Foto. Ilustrasi warna urine (Kompas.com). Penulis Irawan Sapto Adhi. |. Editor Irawan Sapto Adhi. KOMPAS.com – Penyebab urine berwarna kuning tua perlu diketahui karena bisa menjadi diagnosis awal adanya suatu ...
| |||||||
WHO Sebut 12 Orang Terinfeksi Wabah Baru Ebola di Kongo Merdeka.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Senin menyebutkan, sebanyak 12 orang telah terinfeksi virus Ebola dalam wabah baru penyakit mematikan itu di Republik Demokratik Kongo. Sepekan yang lalu, otoritas setempat melaporkan enam ...
| |||||||
WHO Tegaskan Wabah Covid-19 Jauh dari Selesai Seiring Negara-negara Catat Puncak Infeksi Harian PIKIRAN RAKYAT - Kasus-kasus virus corona baru mengalami puncak infeksi harian terbesarnya di beberapa negara. Ketika pandemi memburuk secara global dan belum mencapai puncaknya di Amerika tengah, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ...
| |||||||
Gunakan Sinar Ultraviolet C untuk Membasmi Virus JAKARTA - Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) melalui Pusat Rekayasa Fasilitas Nuklir (PRFN) menciptakan inovasi untuk membasmi mikroba dan virus. Inovasi tersebut berupa alat sterilisasi dengan memanfaatkan teknologi sinar ultraviolet C (UV-C).
| |||||||
Kaya Akan Gizi, Telur Ternyata Tak Mengandung Vitamin C Sumber.com - Telur adalah salah satu makanan yang kaya akan gizi dan bisa didapatkan dengan mudah dengan harga relatif terjangkau. Banyak manfaat yang bisa diambil dari sebutir telur terutama untuk tubuh kita. Namun meski kaya gizi, ternyata telur ...
| |||||||
COVID-19 Dapat Menginfeksi Bangsal Rumah Sakit dalam 10 Jam London, Jurnas.com - Peneliti di Inggris mengatakan, virus corona baru yang dikenal COVID-19 dapat menginfeksi seluruh bangsal rumah sakit hanya dalam 10 jam. Para ilmuwan di University College London (UCL) dan Great Ormond Street Hospital juga ...
| |||||||
Lihat Cahaya Biru di Langit? Ini Sumber Penyebabnya VIVA – Bumi dibombardir oleh partikel-partikel Matahari, yang bergerak dengan kecepatan 425 kilometer per detik. Aliran itu telah melakukan perjalanan sejauh 150 juta kilometer, dan peneliti mengatakan angin Matahari tengah mengebom Bumi. Dilansir ...
| |||||||
| Lihat hasil lainnya | Edit notifikasi ini | |||||||
| Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts. |
Terima notifikasi ini dalam bentuk feed RSS |
| Kirimkan Masukan |
Advertisemen
Tidak ada komentar:
Posting Komentar