-->

Google Alert - Bisnis

Advertisemen

Google
Bisnis
Pembaruan saat terjadi 18 April 2020
BERITA
Republika Online
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lembaga pemeringkat Standard and Poor's (S&P) mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia (RI) pada BBB (investment grade). Namun, S&P merevisi outlook menjadi negatif pada 17 April 2020.
Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Tribunnews
TRIBUN-VIDEO.COM - Menteri Perdagangan Agus Suparmanto memantau langsung ke lapangan dalam inspeksi pemantauan ketersediaan stok bahan pokok ke Pasar Induk Beras Cipinang (PIBJ) dan PT. Food Station Tjipinang Jaya di Jakarta, Kamis ...
Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Tribunnews
TRIBUNNEWS.COM - Alfamart menggelar diskon hingga promo yang menarik setiap harinya. Promo Alfamart yang berlaku hingga 30 April 2020. Sebelumnya, Alfamart juga memberikan diskon bertajuk 'Beli 2 Lebih Hemat' pada periode 1-15 April 2020.
Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Liputan6.com
Liputan6.com, Jakarta Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Aviliani, memprediksi pertumbuhan kredit nasional pada tahun 2020 berada dibawah 5 persen. Ini disebabkan oleh lesuhnya ekonomi nasional sejak ...
Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
CNBC Indonesia
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada hari Jumat kembali mengumumkan stimulus berupa paket penyelamatan keuangan senilai $ 19 miliar atau setara Rp ...
Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
CNBC Indonesia
Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street, berakhir dengan kinerja impresif pada perdangangan hari terakhir pekan ini. Rencana Pemerintah AS membuka ...
Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Surya
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Ada paket internet murah 40 GB dari Telkomsel, kuota gratis Indosat, XL dan Axis dalam promo yang digelar saat pandemi Corona (Covid-19). Seperti diketahui paket kuota internet murah menjadi buruan masyarakat yang kini ...
Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Medcom ID
Jakarta: PT Perusahaan Gas Negara (PGN) berpotensi merugi akibat kebijakan penurunan harga gas industri sesuai Pepres 40 Tahun 2016 dan Permen ESDM 8 Tahun 2020. Tahun lalu pun, sebelum dilakukan penurunan harga gas industri, PGN ...
Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit notifikasi ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima notifikasi ini dalam bentuk feed RSS
Kirimkan Masukan

Advertisemen

Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

© Copyright 2017 KabarID