Advertisemen
| | |||||||
| Kesehatan | |||||||
| BERITA | |||||||
DBD di Sikka Meningkat, Terawan Bawa 30 Dokter dan 6 Perawat, Tak Pulang Sebelum Warga Sembuh Komentar. Foto : Menteri Kesehatan RI berbincang-bincang dengan para pasien di RSUD Tc. Hillers. Lihat Foto. Foto : Menteri Kesehatan RI berbincang-bincang dengan para pasien di RSUD Tc. Hillers Maumere, Kabupaten Sikka, NTT (9/3/2020).(KOMPAS ...
| |||||||
Dapat Uang Rp661 Juta, Siapa Mau jadi Relawan Uji Coba COVID-19 VIVA – Berbagai cara terus dilakukan oleh sejumlah pihak untuk mencari obat penangkal virus COVID-19. Sebuah kabar menyebutkan ada sejumlah peneliti yang mencari sukarelawan yang rela terinfeksi dengan virus corona dalam upaya untuk ...
| |||||||
Dinkes Jawa Timur Minta Pemerintah Pusat Segera Sediakan Obat ARV yang Menipis Liputan6.com, Jakarta - Dinas Kesehatan Jawa Timur (Jatim) menyebutkan ada dua jenis obat antiretroviral (ARV) atau obat ARV yang persediaannya menipis antara lain FDC dan Efavirens 600 mg. Bahkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur pun ...
| |||||||
RSDP Serang Benarkan Ada 2 Pasien Dalam Pengawasan Virus Corona Covid-19 Liputan6.com, Serang - Rumah Sakit dr Dradjat Prawiranegara (RSDP) Serang membenarkan ada dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus Corona (Covid-19) yang dirawat di ruangan isolasi rumah sakit tersebut. PDP-1 dan PDP-2, kini sedang dalam ...
| |||||||
Tingkatkan Imunitas dengan Konsumsi Vitamin dan Mineral TEMPO.CO, Jakarta - Kelelahan adalah salah satu ciri kekurangan vitamin, yang menyebabkan melemahnya imunitas sehingga tubuh mudah terserang virus. Kuncinya adalah pola hidup sehat dan menyeimbangkan vitamin dan mineral. Dr. Helmin Agustina ...
| |||||||
Facebook Larang Iklan Jual Masker di Tengah Wabah Corona Jakarta, CNBC Indonesia - Facebook mengumumkan sementara waktu melarang iklan yang menjual masker medis di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap eksploitasi terkait virus corona ...
| |||||||
Mafindo: Hoax Soal Corona Sama Berbahaya dengan Virusnya Merebaknya wabah virus corona hingga ke ratusan negara diikuti dengan menyebarnya hoax terkait virus tersebut. Bahkan menurut World Health Organization (WHO) saat ini bukan hanya ...
| |||||||
| Lihat hasil lainnya | Edit notifikasi ini | |||||||
| Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts. |
Terima notifikasi ini dalam bentuk feed RSS |
| Kirimkan Masukan |
Advertisemen
Tidak ada komentar:
Posting Komentar