Advertisemen
| | |||||||
| Dunia | |||||||
| BERITA | |||||||
Ancaman Turki di Idlib Semakin Mengkhawatirkan REPUBLIKA.CO.ID, IDLIB - Dalam beberapa hari terakhir, pasukan Turki dan Suriah yang didukung Rusia bentrok di markas pemberontak Suriah. Pertempuran ini mengancam ketegangan di kawasan itu semakin memburuk. Baca Juga: Lima Tentara Turki ...
| |||||||
Sekutu Macron Mundur dari Pemilihan Wali Kota Paris REPUBLIKA.CO.ID, PARIS - Sekutu dekat Presiden Emmanuel Macron mundur dari pemilihan wali kota Paris. Benjamin Griveaux terpaksa mundur setelah sebuah situs mempublikasikan video intim kehidupan pribadinya. "Sebuah situs dan media sosial ...
| |||||||
Mendag Sebut Indonesia akan Beli Lebih Banyak Barang dari AS REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto menyebut Indonesia akan membeli lebih banyak barang dari Amerika Serikat (AS). Ini sebagai upaya untuk mendorong kinerja ekspor dan impor antara kedua negara.
| |||||||
Istri Pertama Labrak Suami Nikah Lagi untuk Ketiga Kali, Pria Ini Dipukuli hingga Kabur saat Resepsi SERAMBINEWS.COM - Seorang istri pertama melabrak suami yang diam-diam menikah untuk ketiga kalinya. Dia adalah Madiha Siddiqi, wanita asal Pakistan. Dilansir BBC.com, Madiha merupakan istri pertama dari Asif Rafiq Siddiqi. Sebelumnya, Asif telah ...
| |||||||
Kota Wuhan Makin Mencekam, Ribuan Burung Gagak Berburu Mayat Virus Corona, Warga Panik, Ini Videonya BANJARMASINPOST.CO.ID - Kota Wuhan Makin Mencekam, Ribuan Burung Gagak Berburu Mayat Virus Corona, Warga Panik, Ini Videonya. Rekaman ini diyakini diambil oleh penduduk Wuhan yang menunjukkan sekelompok besar gagak terbang di area ...
| |||||||
48 Etnis Rohingya Ditahan di Myanmar setelah Lari dari Kamp Pengungsian Bangladesh Indonesiainside.id, Pathein- Sebanyak 48 pengungsi Rohingya ditahan angkatan laut Myanmar hari ini. Mereka berusaha melarikan diri dari kamp-kamp pengungsi di Bangladesh atau Rakhine, kutip AFP, Jumat (14/2). Pejabat setempat mengatakan ...
| |||||||
| Pasukan Afghanistan dan Taliban Lanjutkan Pertempuran Saat pemerintah Amerika Serikat (AS) mengatakan dalam beberapa hari terakhir sudah ada terobosan dalam perundingan damai untuk mengakhiri konflik selama 18 tahun Afghanistan. Pasukan pemerintah Afghanistan dan pemberontak Taliban bertempur ...
| |||||||
| Lihat hasil lainnya | Edit notifikasi ini | |||||||
| Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts. |
Terima notifikasi ini dalam bentuk feed RSS |
| Kirimkan Masukan |
Advertisemen
Tidak ada komentar:
Posting Komentar