-->

Google Alert - Dunia

Advertisemen

Google
Dunia
Pembaruan saat terjadi 26 Desember 2019
BERITA
CNN Indonesia
Jakarta, CNN Indonesia -- Tentara Israel mengakui ada kesalahan penilaian terkait serangan yang menewaskan sembilan anggota keluarga di Gaza hingga parade yang diikuti oleh ribuan warga Palestina saat perayaan Natal di kota Ramallah menghiasi ...
Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Republika Online
REPUBLIKA.CO.ID, ARBINDA -- Serangan yang terjadi di Burkina Faso menewaskan 35 orang warga sipil. Hampir semua korban serangan paling mematikan dalam lima tahun terakhir itu adalah perempuan. Tujuh tentara dan 80 orang bersenjata juga ...
Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
merdeka.com
Merdeka.com - Tiga aktor Bollywood Muslim dikritik karena bungkam atas UU Kewarganegaraan baru di India yang memicu unjuk rasa di penjuru negeri. Sutradara Bollywood ternama menyerukan tiga aktor tersebut yaitu Shah Rukh Khan, Aamir Khan, dan ...
Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Hidyatullah.com mengabarkan kebenaran
Hidayatullah.com– Anggota Komisi I DPR RI Sukamta mendorong pemerintah Indonesia dan Filipina untuk melakukan pendekatan sosial, ekonomi, dan agama terkait kelompok perlawanan Abu Sayyaf. "Masalah perompakan Abu Sayyaf ini terjadi akibat ...
Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Gatra
Dubai, Gatra.com - Otoritas Iran mulai membatasi akses internet di sejumlah provinsi pada Rabu (25/12). Pembatasan dilakukan karena munculnya seruan di media sosial (medsos) untuk melakukan aksi unjuk rasa pada Kamis (26/12). Seruan aksi unjuk ...
Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Investor Daily
MANILA, investor.id – Topan Phanfone menghantam bagian Filipina tengah bertepatan pada Hari Natal, Rabu (25/12). Bencana itu mengubah musim liburan menjadi penderitaan dan ketakutan bagi jutaan penduduk di negara yang mayoritas menganut ...
Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
detikInet
Jakarta - ByteDance sempat dikabarkan bakal menjual TikTok untuk menghindari masalah yang mereka hadapi di Amerika Serikat. Benarkah? Baru-baru ini TikTok dianggap berpotensi mengancam keamanan nasional AS, dan melarang penggunaan ...
Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit notifikasi ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima notifikasi ini dalam bentuk feed RSS
Kirimkan Masukan

Advertisemen

Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

© Copyright 2017 KabarID