Advertisemen
| | |||||||
| Dunia | |||||||
| BERITA | |||||||
Peluru Karet Polisi Hong Kong Cegah Demonstran Keluar Kampus REPUBLIKA.CO.ID, HONGKONG -- Polisi Hong Kong menembakkan gas air mata dan peluru karet pada Senin (18/11), untuk mendorong balik para pemrotes antipemerintah yang mencoba melarikan diri dari sebuah universitas, tempat ratusan orang ...
| |||||||
Qantas Bela Pramugari Yang Dituding Rasis Oleh Rapper Will.i.am Maskapai milik pemerintah Australia, Qantas, membela awak kabinnya dan meminta vokalis Black Eyed Peas will.i.am untuk menghapus tweet-nya yang menyebut pramugari Qantas bersikap rasis dalam penerbangan dari Brisbane ke Sydney.
| |||||||
Dinas Lingkungan Hidup Sidoarjo Cari Solusi Atasi Bahan Bakar Industri Tahu Liputan6.com, Jakarta - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Sidoarjo menyatakan pihaknya sudah mencari solusi mengatasi penggunaan limbah sampah plastik di pabrik tahu di Desa Tropodo, Sidoarjo, Jawa Timur. Hal ini menyusul hasil ...
| |||||||
Indonesia Ajak Negara Produsen Sawit Jalankan Mandatori B20 Jakarta, Gatra.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengajak negara-negara produsen sawit untuk menjalankan program mandatori Biodiesel 20 persen (B20) guna menstabilkan harga. "Kami ingin mengajak negara ...
| |||||||
Soal Hong Kong, Tiongkok: AS dan Inggris mencampuri urusan dalam negeri China KONTAN.CO.ID - LONDON. Duta Besar China untuk Inggris menuduh negara-negara asing, termasuk Amerika Serikat (AS) dan Inggris, mencampuri urusan dalam negeri Tiongkok melalui reaksi mereka terhadap kekerasan yang terjadi di Hong Kong.
| |||||||
| Lihat hasil lainnya | Edit notifikasi ini | |||||||
| Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts. |
Terima notifikasi ini dalam bentuk feed RSS |
| Kirimkan Masukan |
Advertisemen
Tidak ada komentar:
Posting Komentar