Advertisemen
| | |||||||
| Dunia | |||||||
| BERITA | |||||||
Billy Mambrasar Ingin Bangun Indonesia dari Papua REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Staf khusus Presiden dari kalangan milenial billy gracia mambrasar mengaku ingin membangun Indonesia dari Papua. Baca Juga. Gracia Billy, Putra Asli Papua yang Jadi Stafsus Jokowi · Putri Tanjung, Anak Chairul Tanjung ...
| |||||||
Israel Kembali Tangkap Gubernur Palestina untuk Yerusalem Jakarta, CNN Indonesia -- Kepolisian Israel kembali menangkap Gubernur Palestina untuk Yerusalem Adnan Ghaith, Kamis (21/11). Juru bicara kepolisian Micky Rosenfeld mengatakan kepada AFP bahwa Ghaith dijemput di rumahnya di Silwan.
| |||||||
Victoria Berlakukan Keadaan Darurat Cuaca, Mildura Dipenuhi Debu Oranye Setelah negara bagian New South Wales, Queensland dan South Australia mengalami kebakaran semak, hari Kamis (21/11/2019) keadaan darurat cuaca diberlakukan di negara bagian Victoria termasuk Melbourne. Ini adalah untuk pertama kalinya, "Code ...
| |||||||
Kejaksaan Agung Tangkap Koruptor yang Rugikan Negara Rp 24 Miliar JAKARTA, KOMPAS.com - Kejaksaan Agung menangkap Managing Director PT Kolaka Mining Internasional Atto Sukmiwata Sampetoding yang buron sejak 2014. Atto ditangkap di Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (20/11/2019) malam.
| |||||||
Dituduh Mata-Mata, Enam Aktivis Satwa Langka Dipenjarakan Iran TEHERAN - Sebuah pengadilan di Iran telah menghukum enam aktivis satwa dengan tuduhan mata-mata selama enam dan 10 tahun penjara. Mereka termasuk di antara kelompok yang ditahan pada awal 2018 saat menggunakan kamera untuk melacak ...
| |||||||
Iran mulai pulihkan koneksi internet Dubai (ANTARA) - Iran pada Kamis mulai memulihkan akses internet di Ibu Kota Teheran dan sejumlah provinsi, kata kantor-kantor berita setempat dan warga masyarakat setelah penutupan di seluruh penjuru negara itu sepanjang hari untuk membantu ...
| |||||||
Kesepakatan Fase Satu AS-Cina Diprediksi Gagal Tahun Ini Washington D.C., Gatra.com - Beberapa pengamat perdagangan dan orang-orang yang dekat dengan Gedung Putih memprediksi, kesepakatan dagang fase satu antara Amerika Serikat dan Cina tidak akan terjadi dalam waktu dekat ini. Hal itu dikarenakan ...
| |||||||
| Lihat hasil lainnya | Edit notifikasi ini | |||||||
| Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts. |
Terima notifikasi ini dalam bentuk feed RSS |
| Kirimkan Masukan |
Advertisemen
Tidak ada komentar:
Posting Komentar